Minggu, 18 November 2012

Alih fungsi lahan sawah Aceh Besar capai 22 ribu hektare


Ilustrasi alih fungsi lahanFOTO : antarafoto.comIlustrasi alih fungsi lahan
BLANG BINTANG - Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah meminta warganya tidak menjual sawah produktif untuk mengantisipasi alih fungsi lahan menjadi bangunan, khususnya di daerah sentra produksi padi di wilayah itu.
"Saya minta warga tidak lagi menjual lahan sawah produktif kepada orang kaya. Camat juga saya tegaskan tidak lagi merekomendasi penjualan sawah produktif," katanya di Blang Bintang, Aceh Besar, Senin.
Disela-sela panen perdana padi program  Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K), bupati prihatin menciutnya lahan sawah produktif akibat alih fungsi menjadi bangunan pertokoan di Aceh Besar.
"Jangan jual lahan sawah untuk didirikan bangunan. Apalagi areal sawah beirigasi yang bisa berakibat aliran air tidak lagi normal karena tertahan pondasi bangunan, selain mempersempit mata pencaharian petani dimasa mendatang," katanya menjelaskan.
Disebutkan, hasil temuan Pemkab Aceh Besar terdata hampir 22 ribu hektare lahan sawah produktif telah dialihfungsikan menjadi areal bangunan di kabupaten ini.
"Itu kami perkirakan terus menyusut jika masyarakat menjualnya kepada pemodal untuk dijadikan bangunan, terutama pertokoan. Sehingga Aceh Besar yang ditargetkan mampu menjadi daerah lumbung besar akan tinggal nama dimasa mendatang," kata bupati.
Aceh Besar dengan sebanyak 604 gampong (desa) tersebar di 23 kecamatan itu hingga saat ini masih memiliki areal persawahan produktif seluas 31,421 hektare.
"Sektor pertanian merupakan ujung tombak perekonomian masyarakat selain perkebunan, peternakan, kehutanan, pariwisata dan perikanan di Aceh Besar, Kata Mukhlis Basyah.
Akan tetapi, ia menambahkan khususnya sektor pertanian dengan komoditas unggulan padi, namun tidak mampu meningkatkan nilai tambah masyarakat karena ketidakberdayaan petani dalam mengadopsi teknologi dan jaringan irigasi belum memadai.
Karenanya, melalui program GP3K PT Petrokimia Gresik maka diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia petani sehingga pendapatan petani Aceh Besar juga dapat meningkat dimasa mendatang, kata bupati mengharapkan.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Copyright © Hidupku Inspirasiku Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger